Jumat, 22 Juni 2012

Rindu

Saya rindu,
Terbangun tengah malam karena kedinginan dan menarik selimut untuk tidur yang lebih hangat.

Saya rindu,
Membuka jendela kamar di pagi hari dan menemukan rumput di pekarangan rumah dalam keadaan basah.

Saya rindu,
Membuka pintu rumah di pagi hari, berjalan perlahan ke pekarangan rumah. Sebelum akhirnya membalikkan badan untuk melihat bangunan tempat pulang dan bersembunyi dari kerasnya dunia, berlatarkan Gunung Salak yang puncaknya diselimuti awan.

Hhhh..
Berlatarkan Gunung Salak yang puncaknya diselimuti awan.

Menurut orang tua saya, sangat mudah untuk memperkirakan cuaca Bogor. Jika pagi hari menemukan Gunung Salak berselimut awan, maka hari akan hujan.

Ya..
Saya rindu,
Saya rindu hujan yang sudah tepat dua minggu tidak muncul di kota kelahiran saya, Kota Hujan.

Tertanda,
Gadis kecil yang 10 tahun lalu sangat suka berlarian di bawah hujan ketika pulang sekolah, berlarian sepanjang lingkar Kebun Raya dari Kantor Pos hingga Museum Zoologi.

Saya, Gadis Kota Hujan yang merindukan hujan di kotanya.

Tidak ada komentar: