Jumat, 22 November 2013

Kelakuan --"

"Ya, terima kasih kepada Kak Ibnu atas pertanyaannya. Bukannya saya narsis, tapi saya merasa pantas untuk menjadi ketua Himalogin, terutama dilatarbelakangi oleh pengalaman setahun kemarin. Dan untuk kandidat lainnya, sebenernya kapasitas dan kapabilitas seorang Dila itu lebih dari cukup untuk jadi ketua Himalogin. Tapi saya yakin tempat Dila bukan di Himal. Naaaaah, temen-temen khususnya TIN 48 yang sedang senyum-senyum dan ketawa ini pasti ngerti kan maksud saya apa?"
Dikatakan dengan muka luar biasa jahil oleh satu-satunya orang yang paling memungkinkan untuk mengatakan itu pada debat publik yang isinya kebanyakan lawaknya calon ketua Himalogin 2013-2014, Jumat 22 November 2013, bertempat di Koridor Fateta.

Tidak ada komentar: