Jumat, 31 Januari 2014

Sebenar-benarnya Obat

Kemarin ada yang denger bunyi 'gedubrak' kenceng banget ga? Nah itu bunyi IP gue yang jatoh kayaknya.

Jadi ceritanya kemarin gue frustasi sama IP. Ini adalah IP terhina sepanjang sejarah kuliah selama 5 Semester di IPB. Intinya adalah kemaren gue frustasi.

Gue masih percaya bahwa ketawa itu obat yang cukup mujarab. Gue juga percaya bahwa Allah itu tempat ngadu paling cihuy. Tapi kan gue ga mungkin ketawa-ketawa abis berdoa, nanti disangka kenapa-napa sama orang rumah.

Kalau mau jujur-jujuran,
Gue sadar shalat fardhu gue masih belum semuanya di awal waktu.
Gue sadar semester ini dhuha gue ga bener, Senin-Kamis jarang banget, tahajjud juga bleweran.
Gue sadar orang lain sedang booming ODOJ, sedangkan gue banyakan dirapelnya.
Gue sadar ini adalah semester ter-hedon gue.
Gue sadar ini adalah semester 'tergabut' gue.
Gue sadar ini adalah semester tersering gue tidur pas kuliah (sampai lebih dari 5 kali gue tidur, padahal biasanya nyaris ga pernah :p).

Kegabutan gue semester ini, mungkin juga karena doa temen sekelas praktikum gue ketika semester 4 lalu. Menurutnya gue teralu sibuk,
"Masa kemaren tiba-tiba gue keinget lu abis shalat dan segala kesibukan lu, akhirnya gue berdoa biar lu jangan sibuk-sibuk banget gini, kasian gue sama lu"
Mungkin temen gue itu ga tau bahwa selama ini gue 'dijaga' dengan segala jenis sibuknya gue. Karena waktu kosong itu benar-benar membuat lupa diri. Serius dah gue.

Dan hari ini gue liqo entah mengapa membahas sekilas beberapa ayat,
Dan katakalah, "Bekerjalah kamu, maka Allah akan melihat pekerjanmu.."
.QS At-Taubah : 105.
Tentang bekerja.
Dan tidak satupun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi, melainkan rezeki semuanya dijamin Allah.
.QS Hud : 6.
Tentang rezeki.
Barang siapa yang meghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya pasti kami berikan (balasan) penuh atas pekerjaan mereka di dunia (dengan sempurna), dan mereka di dunia tidak dirugikan. Itulah orang-orang yag tidak memperoleh (sesuatu) di akhirat kecuali neraka, dan sia-sialah di sana apa yang teelah mereka usahakan (di dunia), dan terhapuslah apa yang telah mereka kerjakan.
.QS Hud : 15-16.
Nah tuh.

Feel better?
Iya lah, secara dihadapkan langsung dengan obat yang sebenar-benarnya obat.

Tapi hari ini masih belum usai.
Hari ini ada OASE. Apa itu OASE? Bagi anak Smansa yang ga tau, OASE itu nama baru dari An-Naba. Bagi non-Smansa yang ga tau, nanti lah ya mending tanya aja ke anak Smansa karena rada lama kalo dijelasin di sini.

Atmosfer Smansa memang selalu menjadi charger tersendiri. Dan berkumpul dengan orang-orang seperti itu juga selalu menjadi charger tersendiri. Mulai dari hal beres seperti inspirasi yang ditularkan, sampai kepada hal kurang beres seperti 'chan mandi'.

Feel more better? *iya gue tau kok better itu merupkan bentuk comparative dan more juga udah berupa bentuk comparative*
Iya lah,
Ari yang sempet sms-an sama gue aja sampai bilang,
Pasti lu merasa jauh lebih baik kan di sana?
Rumah memang selalu bikin nyaman kok
:)
Cukup tau lah dia mah. Somehow cara ngobrol gue dan Ari bisa udah ga pake kata-kata kalau topiknya tentang Smansa.

Gue percaya kok prinsip itu lebih mahal dari pada transkrip.
Gue percaya kok sama Yang Maha Menepati Janji
:)

Klise?
Memang.
Gue juga sadar kok ini klise.

Tapi terkadang ke-klise-an dan kesederhanaan pemahaman hidup tentang nilai-nilai yang dipegang itu membantu banyak untuk menenangkan diri dalam mengarungi zaman yang kian tak bersahabat dengan nurani.

Tidak ada komentar: