Jumat, 04 April 2014

Astrofact [7 Hari dalam Seminggu]

Kenapa jumlah hari dalam seminggu ada 7?
Kayak lagu Afghan yak? Hehe.

Gue tiba-tiba aja inget jawaban dari pertanyaan ini ketika gue pulang rada malem ke rumah dan langit sedang ramai *iya, gue sempet-sempetnya ngeliat langit pas sedang naik motor, haha, parah lu Dil*. Kalau kata Ndu pas SMA dulu itu berarti bintangnya sedang reunian, haha.

Kalau pertanyaannya diganti,
Kenapa setahun ada 365 hari?
Mungkin ini mah udah pada tau ya. Setahun ada 365 (plus seperempat) hari karena waktu yang dibutuhkan oleh bumi untuk berevolusi mengelilingi matahari adalah selama 365 (seperempat) hari.

Kenapa di bulan hijriah (qomariah) ada 29 atau 30 hari?
Ini karena waktu sinodis bulan itu 29,5 hari. Makanya dibikin jadi 29 dan 30. Pembulatan ke atas dan pembulatan ke bawah gitu ceritanya.

Kenapa sehari ada 24 jam?
Karena 24 jam adalah periode sinodis bumi berotasi.

Dil, sinodis itu apa?
Sinodis itu temennya sideris.
Nanti lah ya someday gue jelaskan, Insya Allah
:D

Nah kembali ke pertanyaan awal, kenapa jumlah hari dalam seminggu ada 7?
Jawabannya adalah,
Karena jumlah benda di tata surya yang dapat dilihat dengan mata telanjang ada 7. Apa aja? Ada matahari, bulan, Merkurius, Venus, Mars, Jupiter, dan Saturnus.
Seriusan deh itu jawabannya. Meskipun gue biasanya sering beler, tapi yang ini mah enggak kok.

Mereka bertujuh adalah benda-benda yang dapat cukup mudah diidentifikasi keberadaannya dengan mata telanjang. Bahkan gue saking seringnya duduk ngegalau dan mengamati di bawah langit malam bisa menemukan planet-planet itu tanpa teleskop, tanpa Stellarium, tanpa Google Skymap.
*matahari dan bulan mah kebangetan ya kalau ga ketemu --"*
:p

Kartun planet di tata surya, tidak sesuai skala

Kan jaman dulu belum ada teleskop. Trus benda-benda yang bersinar itu tadi (selain matahari dan bulan) pergerakan di tiap malemnya cepet banget gitu, ga beda 4 menit *anak astro pasti ngerti the power of 4 menit :p*, dan ga berkedip di waktu malam. Intinya mereka jadi mudah diidentifikasi karena beda gitu karakternya sama bintang-bintang lainnya.

Mungkin karena orang jaman dulu belum ada hiburan seperti lampu dan internet, akhirnya tiap malem yang mereka lakukan adalah mengamati langit. Itulah alasan mengapa astronomi dahulu sempat berkembang sangat pesat, secara malem-malem kalo ga ada kerjaan ya yang paling enak dilihat adalah langit. Itu juga alasan mengapa astronomi berkembang di daerah padang pasir sono, soalnya langitnya bersih.

Begitu..
Sekian Astrofact hari ini, Insya Allah akan disambung dengan Astrofact lain-lainnya. Kayaknya seru deh kalau gue bikin serial Astrofact, hehe.
Semoga bermanfaat.
:D

Tidak ada komentar: