Selasa, 07 Oktober 2014

Beberapa Hari ke Belakang

Ada cukup banyak yang bertanya mengapa gue jarang nulis beberapa hari ini. Jawabannya sederhana. Gue punya wadah baru untuk menyalurkan apa-apa yang gue rasakan dan pikirkan. Berwujud. Nyata. Sehingga tak perlu repot-repot ke dunia maya.

Aktivitas menulis draft post di laptop yang gue lakukan selama beberapa hari ini adalah mencicil kisah tentang kalian.

Iya, kalian :)
Terima kasih..
Terima kasih atas sebegitu banyaknya sudut pandang yang sangat mengakomodasi cara kerja pikiran gue yang luar biasa random :)

Terima kasih atas penerimaan yang luar biasa hangat dan menyenangkan.
Terima kasih karena di sini gue merasa diberdayakan :) karena pada dasarnya tiap orang itu ingin diakui keberadaannya, ingin bermanfaat untuk orang di sekitarnya.

Kalau kata Ibu mah,
Untuk apa memperjuangkan sesuatu yang ada atau enggak adanya Kakak ga berpengaruh di situ?

Yang terpenting, terima kasih telah membuat gue selama 2 minggu ini menjadi anak rantau. Meski hanya 12 km dari rumah. Setidaknya perantauan 12 km ini memberi banyak pemahaman baru mengenai rumah, mengenai betapa objektif dan demokratisnya orang tua gue, mengenai hampanya keterpisahan, dan mengenai manisnya pertemuan.

Sebulan ke depan, sabar-sabar aja kalau mbak yang satu ini sedang kambuh rempongnya.

Satu hal yang gue semakin yakini adalah setiap orang memang punya potensi untuk menjadi baik, tinggal bagaimana mencari dan menggalinya
:'

Ayo bersiap,
Kencangkan tali #sepatu karena kita akan berlari bersama lebih kencang
:)

Do-Win
Lakukan-Menangkan
^^9

Tidak ada komentar: