Rabu, 01 Juli 2015

Benteng

Suatu hari, kau sedang bersusah payah membangun sebuah benteng. Benteng pertahananmu ini kau harapkan sangat kokoh. Ia dibangun dengan batu dan material pilihan. Sepanjang proses pembangunannya tak jarang mengorbankan darah, keringat, dan air mata. Pagi, petang, siang, malam, kau terus-menerus meningkatkan pertahananmu dengan benteng ini. Harapanmu, ia mampu menahan serangan musuh berpuluh batalyon.

Suatu hari serangan itu datang,
Serangan mendadak

Suatu hari serangan itu datang,
Bukan dari berpuluh batalyon..

Suatu hari serangan itu datang,
Bukan diiringi dengan kata "Serang!!"

Suatu hari serangan itu datang,
Perjumpaan tak sengaja yang diiringi dengan senyum khasnya dan sepatah kata, "Hai!"

Dan bentengmu seperti benteng pasir yang dibangun oleh anak kecil di pinggir pantai lalu terkena ombak pasang,
Habis tak bersisa

Tidak ada komentar: