Selasa, 15 Desember 2015

#MatahariAkar [Autumn in Tokyo (dan Sekitarnya)]

Berhubung gue ga punya instagram, maka dari itu gue mau mengepost foto-foto gue di sini.

Sesungguhnya suka ada yang nanya juga, meragukan apakah gue benar sedang ada di Jepang atau enggak karena ga ngepost foto-foto selama di Jepang di FB (gue ga punya instagram). Sebenarnya, somehow gue takut, takut ada yang bilang sombong lah, takut malah dirasa spamming lah, takut ada yang pengen banget ke Jepang tapi belum dikasih rezeki untuk ke sini lah, dan takut-takut yang lain. Akhirnya gue memutuskan untuk mengepost di sini saja sebagai mupaya menjaga hati-hati yang harus dijaga karena orang-orang yang mampir ke sini bisa dikatagorikan sebagai orang-orang di lingkaran dalam gue yang ingin tahu gue sedang apa, sedang mikirin apa, sedang sehat atau enggak, sedang galau atau enggak, dan sedang-sedang yang lain.

Ketika mengetik ini gue baru sadar bahwa yang terjadi di paragraf atas ini adalah benar. Untuk orang-orang yang search something randomly dan menemukan blog gue, itu lain kasus, hehe..
Terima kasih ya karena sudah mampir :)
Terima kasih karena sudah peduli :'

Tiba di Jepang pada awal Oktober membuat gue dapat menyaksikan daun yang berubah warna menjadi oranye/merah/kuning karena autumn. Bagi makhluk tropis seperti gue, ini adalah pengalaman pertama. Every first do always special.
:)

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang masih berani kamu dustakan, Dil?

Momiji merah @Kuil di puncak Mt. Mitake
Pekan pertama gue di sini, program exchange gue mengadakan fieldtrip ke Mt. Mitake. Judul di announcement-nya sih hiking, gue udah siap-siap aja. Eh tapi ternyata kami naik cable car sampai puncak gunung. Asoy beneeer~

Selama naik cable car gue merasa keren *emang dasarnya aja belom pernah naik yang kayak gitu*. Ada sejalur bagian gunung yang pohon-pohonnya ditebangin biar dapat dipasang tiang pancang dan instalasi cable car. Naik gunung jadi tak terasa. Keren lah.

Setelah sampai atas, kami masih jalan kaki lagi sedikit menuju penginapan untuk selanjutnya naik lebih jauh menuju puncak gunung. Di puncak gunungnya ada kuil dan di halaman kuilnya ada pohon momiji.

Salah satu hal yang amazing adalah di puncak gunung itu ada vending machine. Bagi gue yang ketika itu baru sepekan menjejakkan kaki di Jepang, itu menjadi hal yang amazing.


@Tepi jalan raya di depan dorm

Ku tak masalah bila terkena hujan, tapi aku takut kamu kedinginan #sepatu
Foto ini diambil di jalan raya di depan dorm. Ceritanya pada hari itu gue mau ke supermarket untuk ngeborong membeli sesuatu. Ramalan cuaca berkata bahwa hari itu hujan, maka dari itu gue tidak membawa Si Merah dan memutuskan berjalan kaki. Actually hari itu memang hujan sih, lebih tepatnya adalah gerimis gatel *istilah apa ini*. Tapi untuk standar orang Bogor, segitu belum layak disebut hujan.
-____-

@Fuchu no Mori Kouen

Jerapan naik jerapah

Sok-sok ide foto, padahal belum masuk ke dalam museumnya
Setengah jongkok, yang penting bahagia (side story, jadi inget penyiksaan setengah bending jalan dahulu, haha)
Kouen itu artinya taman. Foto ini diambil masih di hari yang sama dengan foto di atas. Gue perlu melewati kouen ini untuk menuju supermarket yang dituju.

Tentang jerapah, itu gue ga naik kok, suer deh, hanya beberapa anak tangga itu doang untuk keperluan foto-foto, setelahnya turun lagi. Selain perosotan jerapah itu masih banyak mainan anak-anak yang lain seperti jungkat-jungkit, box pasir, monkey bar, dan flying fox mini. Kayaknya bahagia deh jadi orang tua dari anak kecil di Jepang. Kalau mau nyari hiburan untuk anak, ga perlu ke mall, ke kouen terdekat juga cukup.

@Edo-Tokyo Tatemono Museum
Mamah, daunnya oren!!
Tatemono itu artinya gedung. Sesuai dengan judul museumnya, Edo-Tokyo Tatemono Museum adalah museum yang isinya kedung-gedung di jaman Edo (Tokyo jaman dahulu). Bangunan di sisi timur museum merupakan representasi bangunan di daerah timur Edo dan bangunan di sisi barat menggambarkan bangunan di bagian barat Edo. Kompleks museumnya luaaaaaaaaaas banget~

Gue ke museum ini dalam rangka fieldtrip mata kuliah Japanese Culture bab rumah tradisional Jepang. Lokasi gedung ini di dekat kampus TUAT Koganei.

@Kampus Fuchu
Foto ini diambil oleh salah seorang teman exchange gue yang multitalented. Dia jago nyanyi, bisa masak, dan hasil fotonya kece kalau jadi fotografer. Photo credit, Hyunh Tan Loc asal Vietnam.


@Koganei Park

Setengah kuning, setengah hijau
Actually, Edo-Tokyo Tatemono Museum terletak di Koganei Park. Tapi kali ini gue hanya ke Koganei Park-nya saja bersama teman-teman PPI kelurahan Fuchu-Koganei dalam rangka momiji-an. Meskipun pada akhirnya kami ga menemukan momiji dan malah menemukan ginko. Photo credit, Mbak Indri.


@Asakusa Shrine, background Tokyo Skytree
Meskipun tidak ada daun warna oranye/kuning/merah, ini gue tambahkan bonus foto. Foto diambil oleh Mbak Indri (lagi) di Asakusa Shrine. Bangunan yang menjulang tinggi jauh di belakang itu adalah Tokyo Skytree. Mayan lah udah punya foto bareng meskipun belum sempet datang ke sana.

Untuk semua hal ini,
Alhamdulillaahirabbil'alamiin
:')

2 komentar:

Lukman Thaher mengatakan...

Tjieee
udah move on dari hitam putih nih blog nya
*salah fokus
*baru liat lagi

Dila.Dila mengatakan...

iya nih her, haha, biar agak berwarna ajah :)
mencari suatu hal baru biar otak tetap hidup :)