Jumat, 01 Januari 2016

#MatahariAkar [Tokyo Disney Sea]

Dari kecil gue suka sama film-film bikinan Mbah Disney. Ditambah dengan pernah les nyanyi selama hampir 5 tahun dan banyak memelajari lagu di film-film Disney (karena lagunya memiliki tingkat kesulitan yang lebih jika dibandingkan dengan lagu-lagu band Indonesia masa kini) makin lah membuat gue suka dengan Disney. Alur ceritanya yang juga bagus dan ada pesan moral yang disampaikan di dalam filmnya membuat film Disney disukai banyak orang (in some cases, buka cuma anak kecil yang suka tapi anak berumur 22 tahun seperti gue juga masih suka) dan bukan tidak mungkin jika tokohnya menjadi idola bagi sangat banyak anak kecil.

Jadi ceritanya tiap pertengahan November, salah seorang tante gue ulang tahun. Tante gue ini adalah adik bungsu Ibu yang rumahnya sempat gue tinggali selama PL lalu (sila lihat cerita sekilasnya mengenai Keluarga Bungsu). Tahun ini anak-anak tante dan om gue (sepupu-sepupu gue) sudah pada besar, yang sulung kuliah di Telkom tingkat pertama dan yang bungsu kelas 1 SMA. Seiring dengan berkurangnya intensitas sepupu-sepupu gue berada di rumah, akhirnya tante dan om gue berencana mau liburan ke Jepang berdua dalam rangka ulang tahun tante gue. Begitu tau bahwa gue ternyata exchange ke Jepang, makin berbahagia lah, rencana ini akhirnya direalisasikan pada pertengahan November 2015 lalu.

Salah satu tujuan perjalanan bersama tante dan om gue kali ini adalah Tokyo Disney Sea. Tokyo Disney Sea ini sekompleks dengan Tokyo Disney Land dan terletak di Perfektur Chiba, tetangga Tokyo.

Yuhuuuu~

PERINGATAN!!
Tulisan ini tidak ada maksud untuk promosi Tokyo Disney Sea atau menjelaskan Tokyo Disney Sea secara detail. Untuk hal itu, sila datang langsung ke web-nya saja.

Terkait paragraf di awal mengenai Disney tadi, gue sangat ingin ke Disney Land sejak dulu. Mengetahui bahwa kali ini gue akan ke Disney Sea (yang hanya tetanggaan dan sepertinya ga berbeda jauh dengan Disney Land) gue bahagia banget. 

Dimulai dari meet up di hotel tempat tante dan om gue menginap, lalu dilanjut perjalanan ke Stasiun Tokyo dan pindah kereta menuju stasiun terdekat dengan kompleks Disney Land.

Pernah berjalan kaki sejauh 970 meter? Tentu pernah.
Pernah berjalan kaki sejauh 970 meter di dalam stasiun? Nah gue udah pernah.

Stasiun Tokyo ini gedeeeeeeeeeee banget. Ga paham lagi lah. Kami bertiga begitu keluar dari suatu line (jalur kereta) dan transfer menuju line lain melihat tanda penunjuk jalan bahwa line yang kami tuju masih berada 970 meter di depan. Ketika melihat tanda penunjuk jalan itu kami juga sampai kaget. Haha. Sayangnya penunjuk arah tersebut tidak sempat gue foto karena hari yang sudah semakin siang

Dari stasiun terdekat dengan kompleks Disney Sea, kami masuk ke kompleksnya dan ternyata masih harus naik kereta lagi. Keretanya kali ini cuma muter-muter di dalam kompleks itu doang. Stasiun pemberhentiannya cuma Disney Land, Disney Resort, Disney Sea, dan stasiun utama, haha.

Ini bentuk jendela keretanya

Ini penampakan pegangan di dalam kereta
Lucu banget kan yah :D
Kan jadi gemeeeeesh :3

Di dalam Tokyo Disney Sea ada banyak permainan yang dibagi dalam beberapa zona yakni Port Discovery, American Waterfront, Lost River Delta (Indiana Jones), Arabian Coast (Aladdin), Mermaid Lagoon (Little Mermaid), Mysterious Island (Journey to the Center of the Earth), dan Mediteranian Harbor. Mungkin untuk lebih jelasnya Google dapat memberikan informasi yang lebih akurat dibanding gue. Hehe.

Peta Tokyo Disney Sea

Sepertinya, berumur 22 tahun dan main ke Disney Sea ini agak sedikit kelainan. Di sini isinya couple yang sedang unyu-unyuan *kan gue jadi ngiri*, temen se-geng yang sedang main, atau bahkan ga sedikit gue menemukan orang tua yang menemani anaknya bersenang-senang (ga tanggung-tanggung, gue menemukan beberapa belas anak yang pakai baju dan aksesoris princess dari kepala hingga kaki, lengkap sampai ke gaya rambut).

Di sini juga dijual souvenir unyu berbau Disney mulai dari tas selempang, ransel, dompet, gantungan kunci, kaos kaki yang beda pola antara kanan dan kiri (misal yang kanan Mickey dan yang kiri Minnie), boneka, hiasan meja, makanan, dan apa lah entah banyak banget sampai gue ketawa-ketawa sendiri ngeliatnya. Salah satu yang membuat gue ketawa-miris-karena-single adalah ini,
Casing couple iPhone 5

Di grup keluarga besar, sepupu gue yang merupakan anak bungsu dari om-tante gue ini sempat menyarankan kami untuk membeli kue Monster Inc di Disney Sea. Tapi sayangnya ga ketemu tuh tukang kuenya.
Siapa coba yang akan tega makan kalau kuenya kayak gini
*gambar kue didapat dari sepupu gue, entah dia nemu di mana*

Oleh tante gue, gue dibelikan sesuatu dan gue memakainya sepanjang sore di Disney Sea.
Stitch!!

Itu sejenis topi berbentuk kepala Stitch. Ketika dipakai terlihat seperti Stitch menggigit kepala gue, haha. Seriously gue memakali itu sepanjang hari? Iya serius soalnya orang lain di Disney Sea pada memakai benda-benda lain sejenis itu juga, haha.

Btw, gue suka film Little Mermaid (padahal semua film Disney yang princess-princess-an juga gue suka). Pesan moral yang bisa diambil dari film ini adalah setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Jangan merasa sedih dengan kekurangan kita sampai-sampai kita lupa bahwa kita memiliki kelebihan lain yang dapat dikembangkan. Untuk masa SD-SMP gue yang sempat labil-alay, hikmah dari film ini membuat gue mudah kembali ke jalan yang lurus dan ga berlarut-larut dalam kelabilan anak alay dahulu kala. 

Pesan moral lainnya adalah temukan seseorang yang dapat melihat kelebihan kita di antara kekurangan kita yang seabrek. Sehingga gue juga yakin bahwa suatu hari nanti akan ada seseorang yang menerima gue apa adanya.
#NaonManehDil

Salah satu zona yang kami kunjungi ketika itu adalah Mermaid Lagoon dan ini Neptunus sedang duduk asoy di atas kereta yang ditarik oleh lumba-lumba(?).
Huwoooow~

Ada sepanjang sisi jalan yang isinya kayak begini.


Lucu banget :3

Setelah gue amati lebih lanjut, ini sepertinya dibikin dari plastik. Tapi tetep aja lucu.

Spot lainnya adalah Zona Arabian Coast. Di sini ada salah satu wahana yang seperti teater gitu. Eh tapi ternyata orangnya ngomong pakai bahasa Jepang.
Yassalam -_____-

Gerbang depan Arabian Coast

Ini juga ada spot lainnya *di zona apa yah?*. Haha
Toy's Story

Pada hari ketika kami datang, jam 7 malamnya *atau jangan-jangan memang ada tiap malam? heummm* ada show gitu di teluk Disney Sea. Pengisi show-nya ada Mickey, Minnie, Dessy, Donald, Goofy, Pluto, Chip n Dale, dan sahabat-sahabat lainnya. Mereka naik perahu gitu. Apa daya ga memungkinkan untuk merekam karena akan mengganggu penonton di belakang.

Teluknya cantik kaaaan~

Meskipun kata orang-orang Disney Land itu bentuknya lebih bocah daripada Disney Sea, tapi gue masih punya 9 bulan di sini. Mungkin ga ada salahnya nabung dan ke Disney Land suatu hari nanti.
:)

Bonus kisah #ApaDeh

Tante dan om gue itu stay sekitar 3 hari di Tokyo. Selain ke Disney Sea, di hari lain kami juga sempat ke patung Hachiko di Shibuya.
Wefie bertiga, paling bener emang, hihihi

Perdana foto berdua Hachiko setelah hampir 2 bulan di Tokyo

Di antara petualangan bersama om-tante gue itu, kami menemukan ini.
Toko gue!!! :p

Atas semua hal indah di tanah perantauan ini,
Tak pernah lelah memuji-Nya,
Alhamdulillaahirabbil'alamiin
:)

3 komentar:

Asya FNZ mengatakan...

Kyaa Tokyo Disney Sea :" Rencana kemarin mau kesana tapi gak jadi hhaa seru yah kayaknya dil >.<

Lukman Thaher mengatakan...

udeh buka toko aja dil di tokyoo, haha

Dila.Dila mengatakan...

@asya
Seru, sya. Alhamdulillah. Itu tandanya masih harus ke sini lagi, sya :D
hehehe

@thaher
Kontrak beasiswa gue ini ga boleh kerja, her :p