Kamis, 08 Desember 2016

Potensi

Beberapa pekan lalu gue sempat naik motor susul-susulan dengan Yamaha R15. FYI, gue mengendarai motor Honda Vario. Jangan bayangkan susul-susulan ini kayak di MotoGP atau sejenisnya. Salah besar. Haha..

Pada awalnya gue berniat ke kampus. Setelah melewati Jalan Baru dan Yasmin, tibalah gue di perempatan Semplak. Beberapa detik setelah gue melaju ketika lampu sudah hijau, gue (beserta motor, of course) disusul oleh sebuah motor R15. Bagi orang Bogor atau yang pernah menjadi civitas akademika IPB, pasti tau lah ya keadaan jalanan menuju kampus itu kayak apa.

Motor R15 yang menyalip gue itu tak lama berenti untuk memberi giliran pengendara dari arah lain untuk berbelok di ujung SBJ dan gue berhasil mendahuluinya di terminal Trans Pakuan. Di dekat SD Insan Kamil, gue kembali disusul oleh R15 dan silih berganti saling-susul sepanjang Jalan Raya Dramaga.

Aksi susul-susulan antara Honda Vario dan Yamaha R15 ini finally dimenangkan oleh Honda Vario. Gue masuk ke dalam verification gate lebih dahulu daripada sang R15.

Pesan Moral
Sebenarnya masing-masing dari kita semua punya potensi. Pertanyaannya adalah tinggal bagaimana cara kita meletakkan potensi diri kita tersebut. Contohnya ya motor R15 itu. Dengan potensinya yang luar biasa, motor R15 ga akan beda jauh performanya dengan Vario jika melaju di medan yang salah, misal Dramaga. Beda kasus jika R15 itu dipakai untuk menyusuri Jalan Raya Bogor, Pajajaran, atau diajak untuk melaju ke puncak pass, beuh itu mah ga usah ditanya.

Begitu juga kita. Ketika performa kita tidak terlalu baik dalam melakukan sesuatu, bisa jadi karena kita berada di medan yang salah. Gue yang ga bisa menggambar akan salah banget kalau disuruh menggambar, lain urusannya kalau gue dikasih buku bagus buat dibaca, atau dikasih makanan enak untuk dimakan.

Kalau kata Einstein mah,
Sumber gambar [klik]

Kalau kata Cherrybelle mah,

Don't cry, don't be shy, kamu cantik apa adanya.
Sadari, syukuri, dirimu sempurna~
..
Dirimu indah, pancarkan sinarmuuuuu~

#naon

Yuhuuuu~
Jangan sedih, cuy. Kalau ngerasa masih cupu, mungkin medan pertarungannya aja yang belum ketemu *pukpuk
Cheers!!

Tidak ada komentar: